KENAPA BANYAK
REMAJA MUSLIM
LANGOWAN
TIDAK MELANJUTKAN
KULIAH?
Hasil Penelitian Sosial
Komunitas Riset Langowan
Latar Belakang
Pendidikan tinggi adalah kunci membangun masa depan.
Namun di Langowan, banyak remaja muslim setelah lulus SMA lebih memilih bekerja, merantau, atau belum memiliki arah jelas.
tapi ada banyak alasan di balik keputusan mereka.
Tujuan Penelitian
- Mengidentifikasi faktor utama rendahnya minat kuliah.
- Memahami pandangan remaja terhadap pendidikan tinggi.
- Mengetahui pengaruh ekonomi, keluarga, dan lingkungan sosial.
- Memberi rekomendasi nyata untuk perubahan.
Metode Penelitian
Kualitatif Deskriptif
- Wawancara
Remaja, alumni, orang tua, guru, dan tokoh masyarakat. - Observasi
Mengamati lingkungan sosial dan budaya belajar. - Dokumentasi
Data, foto, catatan, dan arsip pendukung.
Temuan Utama
Empat faktor ini paling sering muncul dalam hasil wawancara dan observasi lapangan.
Faktor Ekonomi
tapi kasihan orang tua kalau harus bayar mahal.”
Banyak keluarga lebih memprioritaskan kebutuhan harian dibanding pendidikan jangka panjang.
Kurangnya Informasi
- Kurang memahami jalur masuk kampus.
- Tidak tahu peluang bantuan pendidikan.
- Minim akses konsultasi pendidikan.
Pengaruh Lingkungan Sosial
Lingkungan yang jarang membahas pendidikan membuat kuliah tidak menjadi prioritas utama.
Minimnya Role Model
Kurangnya figur inspiratif membuat remaja sulit membayangkan masa depan pendidikan mereka.
Kesimpulan
Rendahnya minat kuliah bukan hanya soal kemauan.
Tetapi dipengaruhi oleh: ekonomi, minim informasi, lingkungan sosial, dan kurangnya teladan.